Astronom internasional menemukan planet baru ‘LTT 9779b’

Ahli astronomi antarabangsa temui planet baharu LTT 9779b
Ahli astronomi antarabangsa temui planet baharu LTT 9779b

TIM astronomi internasional, termasuk para peneliti dari Universitas Cambridge, mengungkap penemuan kelas baru planet yang sebelumnya disebut ‘Ultrahot Neptunus’ di tata surya pada hari Senin.

Mengutip studi bersama yang dilakukan oleh University of Cambridge dan University of De Chile dalam jurnal Nature Astronomy, planet raksasa itu mengorbit bintangnya 60 kali lebih dekat daripada Bumi yang mengorbit matahari.

Temuan tersebut dicatat melalui Transiting Exoplanet Survey Satelllite (TESS) yang merupakan sistem yang digunakan untuk observasi ruang angkasa.

Planet bernama ‘LTT 9779b’ itu diisi logam dengan suhu hingga 1.700 derajat Celcius.

Terletak sekitar 260 tahun cahaya dari tata surya, planet sembilan persen itu 28 kali lebih besar dari Bumi.

Menurut Profesor James Jenkins dari Departemen Astronomi dari Universitas De Chile, temuan tersebut sangat bersejarah bagi timnya.

“Penemuan LTT 9779b di awal misi TESS merupakan kejutan besar dan membuktikan studi sebelumnya berhasil.
“Banyaknya keputusan transit yang dilakukan dalam sehari biasanya hanya menemukan bintang biner dan bukan planet baru,” ujarnya.

Planet itu ditemukan setelah seminggu observasi yang dilakukan pada sektor kedua dari 26 sektor observasi TESS di langit.
“Kami memilih planet ini untuk diamati setelah mendapat peringatan dari TESS karena periode orbitnya sangat singkat.

“Setelah memeriksa lekukan cahaya, kami menemukan bahwa itu adalah kandidat yang baik untuk kampanye observasi minggu depan menggunakan spektograf Radial High Speed ‚Äč‚ÄčAccelerator (HARPS).

“Kami merencanakan pengamatan kami dengan hati-hati, untuk memaksimalkan penggunaan spektrograf dan sampel orbital,” kata Matias Diaz, penulis bersama jurnal Nature Astronomy, juga dari University of Chile.

Sementara itu, Cambridge Astronomical Department yang juga merupakan bagian dari tim peneliti juga menggunakan teleskop Next-Generation Transit Survey (NGTS) untuk melakukan pengamatan setelah perjalanan LT9779b. Ini untuk mengkonfirmasi sifat dan sistem planet ini.