Dugaan Manipulasi Penjualan Lahan Jalan Timor

0
15

Zazindo.com, Medan – Status kepemilikan lahan di Jalan Timor No 32, Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur masih terus disoal. Pembelian lahan yang dilakukan Ir Anshari dianggap tidak sesuai ketentuan yang berlaku.

Karena itu, Ketua Young Men’S Christian Association/Ikatan Masehi Kepemudaan Am (YMCA/IMKA) Kota Medan, Parlin Manihuruk, meminta, Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, untuk segera menyelesaikan persoalan tersebut.

“Atas dasar tersebut kami bermohon kepada Bapak Kapoldasu Cq Direktur Reskrimum agar dapat menerima permohonan kami untuk dapat segera mungkin dan melakukan tindakan yang dibutuhkan,” ujar Parlin kepada wartawan, Minggu (11/8).

Kami, sambung dia, sudah membuat pengaduan masyarakat (dumas) ke Polda melalui Sekretariat umum (Setum) tentang hak-hak mereka yang dirampas karena penjualan lahan tersebut tanpa sepengetahuan pihak yayasan.

Menurut dia, lahan seluas 3.500 meter tersebut diduga telah dijual oleh seorang anak dari penghuni bangunan di atas lahan itu, bernama Sustra Efendi kepada Anshari seharga Rp400 juta. Sementara Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) lahan Rp20 juta/meter.

“Bila dijual, lahan tersebut dengan harga NJOP di Jalan Timor harganya Rp70 miliar. Hitung saja Rp20 juta dikalikan dengan luas tanah 3.500 meter,”ungkap Parlin.
Status Sustra, masih kata dia, sama penghuni Rumah lainnya seperti Bastian Lunerta Colia, sama sebagai pengguna bangunan, namun terduga Sustra Efendi bisa melakukan jual beli hingga terbit Sertifikat Hak Milik (SHM) dari instansi terkait kepada Anshari.

“Anehnya lagi, BPN berani mengeluarkan sertifikat lahan sengketa tersebut. Kami selaku pihak yayasan pemilik lahan merasa tidak pernah menjual lahan kepada siapapun,”tegas Parlin.Sementara, pembeli lahan Anshari ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler, mengaku tidak paham dan hanya sebagai pembeli.

“Saya rasa kalau mau investigasi hak abang tanyakan ke pihak berwenang saja lebih baik, karena saya pun tidak begitu paham. Saya cuma beli itu barang dengan surat lengkap, ada yang keberatan, sudah berpekara dan selesai, saya rasa itu saja,” ujarnya.
Namun, ketika ditanya soal nilai pembelian tanah di Jalan Timor tersebut, Anshari tak menjawab.(Red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here