KPK Sita Rp. 20 M Hasil OTT Suap Dirjen Perhubungan Laut

0
269

WartaPoldasu.com, Nasional-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT)  terhadap Kemenhub beberapa hari yang lalu (agustus 2017). OTT tersebut  terkait indikasi penerimaan suap oleh Dirjen Perhubungan Laut (Hubla), APK, dari salah satu pengusaha atau komisaris PT AGK, Setelah kena OTT dilakukan penggeledahan  di empat lokasi , yakni di ruangan Dirjen Hubla di Gedung Karsa Kementerian Perhubungan, kemudian mess yang ditempati yang ditinggali oleh tersangka di Gunung Sahari, kemudian apartemen kediaman APK di daerah Kemayoran Jakarta pusat dan kantor PT. AGK di daerah Sunter.

“Dari empat lokasi tersebut sesuai keterangan tem OTT,  penyidik yang diturunkan ada dua tim, di sana kita temukan dan kita sita sejumlah dokumen dan  ada hasil rekaman  CCTV  kita sita sebagai barang bukti elektronik,” ucap Jubir KPK Febri Diansyah, Jumat malam 25/8 di gedung KPK yang baru.

Kata Febri, dalam OTT yang dilakukan terhadap Dirjen Hubla tersebut pihaknya mendapatkan sejumlah bukti. “Ada 4 ATM, 3 ATM lain selain Bank Mandiri terus kita dalami. Untuk ATM Bank Mandiri ada sekitar 1,1 Miliar lebih saldo akhir, 3 rekening lain masih kita dalami. Kemudian di lokasi ada 33 tas yang isinya sejumlah uang dari berbagai negara. Untuk rupiah sendiri sekitar 5,7 Miliar, yang tersebar di beberapa tas, kemudian ada dolar Amerika sekitar 479 ribu, kemudian dolar Singapura sekitar 660 ribu, dan kemudian ada Poundsterling sekitar 15.500, mata uang Vietnam 50 ribu, Euro 4.200, dan Ringgit Malaysia sekitar 11.200. Jadi total antara uang di dalam tas itu dan saldo akhir di salah satu ATM sekitar Rp. 20 Miliar, jumlah ini tentu terus dapat bertambah sesuai informasi pendalaman yang kita lakukan,” ujar Febri. (Sbytb)